Showing posts with label Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Analisa Sistem Informasi KPR pada Bank X

Laporan KP,...Oh Laporan KP..... akHirnya selama 5X ditolak oleh Pembimbing yang agak sentimen dengan saya!! akhirnya tepat pada tanggal 17 Januari sekitar pukul 19.00 WITA LAPORANKU diterima juga,..
hahahahaaaaaaaaa!!!!
bagi temen2 yang belum buat Laporan KP! moga ini bisa membantu meringankan beban! berikut ta kasi hasil Laporan KP yang saya buat!


smoga bermanfaat!!
Continue Reading -> Analisa Sistem Informasi KPR pada Bank X

Mendeteksi IP Address Pengirim Email

Tanpa basa basi Lagi langsung saja ke langkah!
  1. Log in ke Mail Account anda
  2. Klik Inbox atau folder dimana anda simpan email tersebut.
  3. Buka e-mail yang dimaksud.
  4. Bila anda tidak melihat header diatas pesan, maka header tidak dalam posisi display. Untuk melihat header: Klik "full header" di kanan bawah email tersebut
  5. Copy semua header yang muncul dan gunakan my IP address detection script yang tersedia untuk memudahkan proses (klik link). Atau jika anda ingin menemukan IP address secara manual lihat langkah berikutnya
  6. Lihat Received: from yang diikuti dengan IP address di dalam kurung [ ]. Jika terdapat banyak Received: from berikut the IP address, pilih IP address yang terakhir. Jika tidak ada Received: from dengan the IP address, pilih IP address pertama X-Originating-IP.
contohnya seperti ini :
pada hasil di "Results" kita juga bisa melakukan tracking terhadap IP Address yang ditemukan klik saja pada kalimat "Track this IP address ..." maka anda akan mendapatkan informasi mengenai Host, ISP, dan Country.
note : pada "Select your email service" ganti sesuai dengan account email yang anda cek.

selamat mencoba!
Continue Reading -> Mendeteksi IP Address Pengirim Email

Beberapa Tahap dalam melakukan Penyerangan Jaringan

Ada beberapa Langkah/tahapan yang harus kita lakukan sebelum melakukan penyerangan jaringan, berikut tahapannya,
  1. Footprinting
  2. Kita melakukan kegiatan Footprinting atau bisa disebut melakukan pencarian informasi dari jaringan target yang akan kita serang. Pada kondisi disini hal-hal yang sering dilakukan adalah mencari informasi dari target. nah yang paling utama adalah alamat IP target.
  3. Enumerasi
  4. Melakukan proses Enumerasi ,yaitu melakukan pengecekan port berapa saja yang dibuka dari alamat IP target.
  5. Exploit
  6. Melakukan proses Exploit atau penyerangan ke komputer target. dengan mencari bug-bug atau kelemahan dari aplikasi yang digunakan oleh target.
  7. Gainning Access
  8. Setelah kita dapat melakukan Gainning Access ke komputer target berarti kita sudah masuk kedalam sistem target dengan cara yang tidak seperti biasanya. Dan jika kita sudah berada di kondisi ini, kita bebas akan melakukan apa saja. Mau melakukan deface, atau mau mencuri data.
  9. Covering Track
  10. Untuk langkah selanjutnya kita jangan lupa untuk melakukan Covering Track. Jangan lupa untuk menghilangkan jejak. Biar tidak ketahuan oleh admin atau yang punya.
  11. Backdoor
  12. nah kalo kita ingin mampir kekomputer ini lagi kapan-kapan ya kita bisa memberikan Backdoor pada komputer yang sudah kita jajah tadi.

referensi : miftak.blogspot.com
Continue Reading -> Beberapa Tahap dalam melakukan Penyerangan Jaringan

Data Warehouse Bank Mandiri

Profil Bank Mandiri
Bank Mandiri yang didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 merupakan bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia. Empat bank milik pemerintah yang bergabung menjadi bank Mandiri tersebut adalah Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo).
Setelah selesainya proses merger, Bank Mandiri kemudian memulai proses konsolidasi. Diantaranya adalah dengan menutup 194 kantor cabang yang overlap dan mengurangi jumlah pegawai dari 26.000 menjadi 17.620. Selanjutnya diikuti dengan peluncuran single brand di seluruh jaringan melalui iklan dan promosi.
Bank Mandiri mewarisi sembilan core banking system dari keempat legacy bank dan kurang lebih 120 data center, dimana masing-masing sistem memiliki karakteristik desentralisasi. Selain itu, infrastruktur hardware, software maupun jaringan teknologi informasinya sangat beragam. Bahkan, di dalam stu bank legacy terdapat lebih dari satu core banking system dengan produk yang tidak terstandarisasi, yakni ada dua aplikasi yang berbeda, baik ATM maupun treasury dan Trade Finance.

Metode pengembangan IS (Information Systems) yang dipilih oleh Bank Mandiri
Dari penyatuan empat bank pemerintah yang memiliki core banking system yang berbeda-beda, data center yang berbeda-beda, serta infrastruktur baik hardware, software maupun jaringan yang berbeda-beda maka pada awal bank Mandiri melakukan evaluasi atas core banking system dari keempat bank legacy. Dan pada akhirnya bank Mandiri memutuskan untuk mengembangkan IS-nya dengan cara memodifikasi sistem core banking Bank Exim (BEST) untuk memenuhi kebutuhan standar produk awal bank Mandiri yang kemudian disebut dengan MASTER (Mandiri Sistem Terpadu).
Berdasar hasil evaluasi atas core banking system dari keempat bank legacy tersebut sistem core banking Bank Eximlah yang dianggap terbaik dari keempat sistem yang ada pada keempat legacy bank dan yang paling memungkinkan untuk direkomendasikan sebagai standar sistem paling memungkinkan untuk diimplementasikan sesuai dengan time frame legal merger.
Sistem core banking bank Exim telah diimplementasikan pada lebih dari 200 cabang, telah Y2K compliance dan terdapat 40 karyawan bank Exim memahami sistem tersebut dengan baik.
MASTER hanya sebuah solusi sementara jangka pendek untuk dapat secepatnya beroperasi dalam satu platform. MASTER tidak dapat mendukung kebutuhan bisnis dan visi bank Mandiri untuk masa mendatang karena MASTER dibuat pada pertengahan tahun 1980an untuk keperluan bank dengan segmen korporasi, sedangkan bank Mandiri menyasar pada segmen yang berbeda denga bank Exim yaitu segmen ritel.

Data Warehouse Bank Mandiri
Dalam mendukung bisnisnya, Bank Mandiri memerlukan data-data dan informasi penting terutama yang berkaitan dengan transaksional maupun penyediaan laporan.
Sumber data diperoleh dari sistem Core Banking, Eximbills, ICS, LOS, MAKSI maupun SAP. Data diolah dalam sistem datawarehouse yang memegang peranan penting dalam penyusunan laporan antara lain :
a. Laporan Bank Indonesia (Regulatory Reporting) seperti :
    - Laporan Bulanan Bank Umum (LBU)
    - Sistem Informasi Debitur (SID)
    - Laporan Harian Bank Umum (LHBU)
    - Laporan Berkala Bank Umum (LBBU)
    - Data Feeding Aplikasi Anti Money Laundering (AML)
b. Laporan Performance Measurement System (PMS)
c. Laporan Management Information System (MIS)

Download selengkapnya disini
Continue Reading -> Data Warehouse Bank Mandiri
home